per-PISAH-an

Main_20111003163525

pic : google

kata “perpisahan” identik dengan putus cinta atau apalah itu
yang anak muda alami sering bikin galau (gaya yg tua tapi masii aja doyan galau XD) 
semua perpisahan yang dilalui orang ada hubungannya dengan kata sudah tidak cocok..
lain dengan perpisahan kali ini..

perpisahan kali ini memang di HARUS kan..
pasti bingung, kenapa kok diharuskan…
ya karena hubungan yang dimulai dengan suatu kebohongan
dimulai dengan sesuatu yang salah, seharusnya dari awal tahu semua itu di STOP
tapi itu tidak terjadi..
hubungan itu hanya saling menyakiti dan menyakiti..
saling bertahan, saling sayang dan saling gak ada yang mau melepaskan..

itu terjadi karena gak ada yang mau TEGAS..
semua lemah, lemah dengan perasaan masing-masing..
dan harapan semu yang masih saja dijunjung, berharap suatu saat hubungan ini tak seperti ini..
andai-andai seperti fatamorgana yang menghantui didepan mata

sampai pada saatnya hanya Allah yang mampu menyadarkan mereka
akhirnya pun perpisahan terjadi..
menyakitkan??? TENTU!!

bersama dengan berakhirnya hubungan itu,
mimpi-mimpi hancur berkeping seakan menjadi abu dan terbang hilang entah kemana.
menangis?? TENTU!!
lemahnya hati wanita yang membuat air mata tak kunjung berhenti..
menangis memang tak menyelesaikan masalah, namun…
jika kau ingin menangis, menangislah sepuas-puas mu..
udah lega, lap semua air mata mu dan bangkit kembali..
jangan ada air mata kembali setelah itu..

pelajaran dari perpisahan itu pun didapat..
kami berhenti dari terperosok jurang kesalahan yg mungkin tak akan termaafkan..
kami berhenti menyakiti orang lain dan tentunya
kami berhenti saling menyakiti..
tapi kami tak berhenti saling memberi semangat..
tapi kami tak berhenti memberi perhatian dan MUNGKIN
kami masih tidak berhenti saling sayang..
namun itu hanya sekedar sisa perasaan dahulu saja..

“terimakasih kau ambil keputusan tegas ini
aku bangga akhirnya kau mampu melepaskan aku
seharusnya kau lakukan ini sejak dulu
agar kita tak saling menyakiti bahkan menyakiti orang lain

terimakasih karena kau masih menyayangiku
tapi rubahlah rasa sayang mu itu
curahkan seluruhnya untuk seseorang yang akan kau pilih kelak
karena tak sepatutnya kau membagi cinta dan sayang
karena pasti kau tak akan bisa berlaku adil

mari kita mulai semua dari awal, dari 0
kau bahagia dengan pilihan mu dan cara mu
begitu juga dengan aku” 

banyak pelajaran yang aku dapat setahun ini..
TERIMAKASIH sudah berkenan mengisi hidupku walau hanya sebentar :) 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s